Arsip Kategori: Artikel Bola

Stefano Pioli Angkat Bicara Soal Tidak Memainkan Zlatan Ibrahimovic

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli angkat bicara mengenai keputusannya yang tidak memainkan Zlatan Ibrahimovic untuk waktu yang lama. Keputusannya tersebut karena memang sudah menjadi bagian rencana sang pelatih untuk dirinya.

Jumat, 30 Oktober 2020 waktu setempat, Laga yang berlangsung di San Siro Stadion, AC Milan berhadapan dengan Sparta Praha. Dalam laga lanjutan ajang Liga Europa, Zlatan tampil sebagai starter. Namun memasuki babak kedua, sang pelatih tidak memainkannya dan memaasukan Rafael Leao sebagai penggantinya.

Banyak pihan beranggapan bahwa Ibrahimovic gagal mengeksekusi bola sehingga Leao masuk untuk menggantikan posisinya. Namun sang pelatih menyatakan bahwa apa yang sudah terjadi itu karena ia sudah mempersiapkan ini semua dari jauh hari.

Pioli menegaskan, “Kami sudah merencanakan ini semua. Zlatan adalah pesepakbola juara dan mungkin saja akan menjadi pemain terbaik. Kami masih memiliki laga selanjutnya yang berat jadi tindakan ini adalah tindakan yang tepat untuknya”.

Selain membahas Ibrahimovic, Pioli juga membahas soal performa dari Sandro Tonali dalam ajang liga Europa. “Saya sangat puas dengan cara dia berkembang ditim dan berhasil menunjukkan performa terbaiknya”, ungkap Pioli.

Akhir pekan ini, Pioli akan membuat beberapa perubahan terhadap para pemainnya yang sebelumnya sudah bermain dengan skor imbang 3 – 3 kontra Roma. Dengan hasil tersebut membuat AC Milan terpacu dan berusaha keras sehingga berhasil mengalahkan Sparta Praha.

Torehan tersebut juga menjadi kemenangan ke-9 untuk AC Milan dari 10 laga yang sudah mereka jalankan dalam semua kompetisi ajang Liga Italia. Pioli juga mengungkapkan bahwa ia saat ini merasa kesulitan untuk menentukan pemain utama untuk timnya saat ini.

“Tim percaya bahwa apa yang seharusnya dia lakukan saat berada dalam lapangan dan bagaimana ia membaca situasi saat menjalankan laga. Memang harus saya akui bahwa sangat sulit untuk saya memilih siapa yang paling cocok untuk memainkan posisi starting XI karena semua memiliki performa yang luar biasa”, ungkap Pioli kepada media Sky Sport Italia saat itu.

Tete Berhasil Membuat Real Madrid Menjadi Tidak Berdaya

Kejutan besar terjadi pada sesi matchday pertama ajang Liga Champions. Real Madrid harus bertekuk lutut terhadap Shakhtar Donetsk atas kekalahan 2 – 3. Kekalahan tersebut menjadi mimpi buruk untuk Los Blancos saat menjalankan laga kandang mereka pada Kamis, 22 Oktober 2020 waktu setempat.

Pemain Shakhtar Donetsk, Tete yang menjadi sosok penghancur impian Real Madrid. Real Madrid tampil lebih unggul dalam ajang yang berlangsung apalagi seperti yang kita ketahui bahwa tim lawan harus bermain tanpa adanya 8 pemain inti karena positif COVID-19.

Namun, Real Madrid harus tak berdaya karena Tete. Dirinya dengan klubnya berhasil unggul 3 gol pada babak pertama. Real Madrid sendiri hanya mampu membalas dua gol pada babak kedua.

Tete menjadi sosok bintang kemenangan untuk timnya. Pesepakbola muda ini menyumbangkan 1 gol dan 1 assits serta mampu melalukan 1 gol yang mengartiseki olehnya. Keunggulan dari timnya tersebut terjadi pada menit ke-29 olehnya. Tete berhasil menyambar umpan dari Viktor Kornienko.

Setelah itu, Tete berhasil mengarsiteki untuk terciptanya gol kedua melalui aksi gol bunuh dari Raphael Varane. Dirinya melakukan penetrasi dan melepaskan tendangan secara keras. Bola tidak masuk kedalam gawang milik Thibaut Courtois. Namun Varane melakukan kesalahan dengan aksinya membuang bola dan malah menjadikan umpan tersebut masuk kegawang sendiri.

Selanjutnya, Shaktar kembali mencetak gol ketiga dari tendangan Manon Soloman pada menit ke-42. Solomon berhasil menjadikan umpan miliki Tate dan memanfaatkan umpan tersebut menjadi gol.

Tate sudah mulai berkarir sejak Februari 2019 dengan Shakhtar dari Gremio. Klub tersebut sangat yakin dengan apa yang menjadi kemampuan Tete saat itu. Mereka berani membelinya saat Tete masih belum memiliki pengalaman dalam bermain ditm senio di Gremio.

Untuk merekrut Tete ke Shaktar sangatlah mahal untuk ukuran pemain yang masih belum menembus tim utama yaitu sebesar 10 Juta Euro. Tete langsung membuktikannya dengan keberhasilannya menciptakan 6 gol dan 3 assits dari 14 laga bersama Shakhtar.

Susunan Pemain Baru AC Milan

Ac Milan berhasil mendapatkan lima pemain baru pada bursa transfer musim panas. Kelima pemain tersebut akan memperkuat AC Milan dalam beberapa kompetisi yang akan mereka jalani pada musim mendatang.

Pemain teranyar Ac Milan itu adalah Sandro Tonalo, Jens Petter Hauge, Ciprian Tatrusano, dan Brahim serta Dalot. Mereka semua memiliki hak untuk mengamankan kontrak secara permanen untuk Ante Rebic dan kontrak baru untuk Zlatan Ibrahimovic.

Media MilanNews mengabarkan bahwa sebelum bursa transfer, AC Milan sudah memiliki starting XI yang menjadikan andalan untuk AC Milan menjalankan ajang-ajang selanjutnya.

Donnarumma berada pada area mistar gawang yang mendapatkan lindungan dari empat bek. Keempat bek tersebut adalah Conti, Kjaer dan Romagnoli dan Theo Hernandez serta Kessie dan Bennacer pada lini tengah.

Kemudian Castilejjo akan berada pada sisi kanan sedangkan Calhanoglu menjadi playmaker dan Rebic memegang ahli bek kiri dan mendapat dukungan dari Ibrahimovic pada area depan. Namun wajah dari para pemain baruĀ  sudah hadir untuk menyempurnakan dan menghangatkan serta memperbaiki suasana ruang gantu AC Milan.

Selanjutnya, laporan tersebut juga melaporkan bahwa kehadiran Dalot diharapkan untuk memulai laga dengan hasil yang memuaskan sedangkan untuk Brahim sendiri dikabarkan lebih disukai oleh rekan sedarahna Castillejo pada area kanan dengan tampilan yang lebih baru.

Sebelumnya AC Milan memang sudah menyusun strategi untuk kedepannya. Seperi laporan dari salah satu Jurnalis, Nicolo Ceccarini kepada media TMW, mereka akan memulai dengan melakukan pembahasan soal pembaruan kontrak. Seperti yang kita ketahui bahwa kontrak dari Donnarumma dan Calhanoglu akan berakhir pada Juni 2021.

Sebelumnya pada bulan Januari, pihak management melalui kepemimpinannya memang merencanakan untuk memfokuskan terhadap pembentukan tim yang tidak hanya bisa lolos tetapi juga mampu menyerbu area pada ajang Champions League.

Susunan pemain AC Milan yang baru setelah bursa transfer resmi selesai dan tidak ada mengalami perubahan yang signifikan dari sebelumnya. Mereka tetap menggunakan formasi 4 – 2 – 3 -1.

Spekulasi Tentang Kepindahan Jadon Sancho ke Manchester United Semakin Jelas

Spekulasi mengenai kabar kepindahan Jadon Sancho ke Manchester United semakin jelas. Kabar terbaru datang bahwa Sancho yang menjadi incaran Manchester United akan ikut memanaskan pemburuan pemain.

Sancho sudah menjadi salah satu pemain incaran Manchester United pada bursa transfer musim panas ini. Namun perkembangan mengenai negosiasi ini tdaklah berjalan mulus. Hal tersebut terjadi karena Borussia Dortmund mematok harga yang mahal.

Manchester United yang sedang mengalami finansial yang krisis akibat Pandemi COVID-19 ini tidak sanggup memenuhinya. Namun belakangan ini Manchester United dikabarkan sudah berusaha memberikan penawaran yang tinggi untuk Dortmund.

Manchester United bersedia untuk membayar Sancho dengan harga 90 Juta Poundsterling dan tawaran ini adalah tawaran terakhir Mu untuk Dortmund. Dan jika penawarannya tersebut juga kurang, maka United akan pindah ketarget lain.

Pada proposal terbaru, Manchester United akan membayar Sancho sebesar 75 Juta Poundsterling sedangkan sisanya 15 Juta Poundsterling akan mereka berikan dalam bentuk bonus jika target yang sudah mereka susun berjalan mulus.

Berdasarkan laporan dari ESPN, Manchester United ingin menyisipkan pilihan bonus terkait performanya dari para pemainnya dalam ajang Champions League. Dortmund merasa keberatan dengan klausal ini sehingg masih belum menyetujui proposal yang sudah United berikan.

Jadon Sancho sendiri memang memiliki ketertarikan untuk kembali bermain dalam ajang Premier League. Namun harapan Sancho yang juga adalah eks pemain Manchester City ini sangatlah tidak mungkin terwujud. Hal tersebut terjadi karena mengingat jendela transfer yang hanya tinggal beberapa hari lagi.

Kamis, (01/10/2020), Sancho tampak tidak mengikuti sesi latihan Borussia Dortmund. Sebelumnya, Sancho juga tidak ikut dalam laga saat timnya berhadapan dengan Bayern Munchen dalam ajang DFB Super Cup. Sehari sebelum laga berlangsung, Ajax menginformasikan bahwa Sancho memang tidak bisa ikut karena sedang dalam keadaan yang kurang fit.

Namun alasan tersebut tidak banyak yang percaya. Beberapa media Inggris percaya bahwa Sancho sedang dalam keadaan fit tetapi sedang mempersiapkan untuk kepindahannya ke Old Trafford.

Manchester United Lebih Berpeluang Besar UntuK Mendapatkan Donny van de Beek

Manchestester United sudah sangat santer dengan nama nama pemain seperti Jadon Sancho, Jack Grealish, Douglas Costa dam masih banyak lagi. Namun dari semua nama-nama tersebut, pemain asal Ajax Amsterdam, Donny van de Beek lebih memiliki kemungkinan untuk hijrah ke United.

Salah satu media asal Spanyol, fichahes.com mereka menyebutkan bahwa Ajax saat ini sebenarnya berada dalam posisi teratas susunan Koeman. Tetapi terlepas dari semua jaringan, Koeman bertekad untuk tetap bermain dalam ajang Liga Inggris. Manchester United menjadi salah satu klub terdepan untuk menggunakan jasanya.

Manager dari Ajax, Erik Ten Hag juga telah mengkonfirmasi bahwa van de Beek akan meninggalkan klub pada musim mendayang. Biaya transfer untuk sang pemain pun hanya berkisar 50 Juta Poundsterling.

Mendengan kabarĀ  tersebut membuat Manchester United sedang mempersiapkan diri dengan tawaran 36 Juta Euro untuk mendatangkan van de Beek. Sepanjang karirnya untuk musim ini, sang pemain telah berkontribusi dengan berhasil menorehkan 21 gol dari 37 laga.

Dengan keahliannya tersebut membuat Manchester United tertarik untuk mendatangkan van de beek ke Old Trafford. Selain itu sang pemain juga telah menunjukkan performa terbaiknya dalam 12 bulan terakhit. Ia memiliki keahlian untuk bemain menempati berbagai posisi pada lini tengah. Posisi tersebutlah yang menjadi incaran sang pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer.

JIka nantinya Manchester United berhasil mendatangkan van de Beek, maka mereka akan mendapatkan banyak keuntungan daripada harus mendatangkan gelandang asal Aston Villa, Jack Grealish.

Grealish memang menjadi salah satu pemain incaran Manchester United dibursa transfer musim panas 2020. Namun untuk harga jual dari sang pemain cukup besar yaitu 80 Juta Poundsterling. Van de Beek tetap akan menjadi pemain termurah dan memiliki pengalaman yang cukup dalam ajang Liga Champions.

Jika van dee Beek memutuskan untuk hijrah ke United maka klub pemilik nama lain The Red Devils ini akan memiliki kedalaman yang sangat penting dalam usaha United mencapai ajang Liga Champions.

Keresahan Raheem Sterling Setelah Manchester City Tersingkir Diajang Champion League

Pemain sayap asal Manchester City, Raheem Sterling selalu menjadi pemain yang diandalkan di depan gawang lawan. Tetapi keadaan tersebut tidak terlihat saat Manchester City berhadapan dengan Olympique Lyon dibabak perempatan babak final ajang Liga Champions.

Raheem Sterling memang berhasil membuat assist untuk Kevin de Bruyne mencetak gol penyeimbang dimenit ke-69. Tetapi sangat disayangkan dirinya tidak memanfaatkan kesempatan emas dimenit ke-86 saat City sudah tertinggal 1-2 dary Lyon.

Berdiri bebas diarea depan gawang, tendangan yang dihasilkan dari sepakan Sterling yang disambut dari upaman Gabriel Jesus malah melenceng. Keadaan tersebut membut Sterling menjadi kelihatan sangat kecewa dengan kegagalan yang telah dilakukannya tersebut.

Kekecewaan dari Sterling ini semakin bertambah lagi saat Lyon berhasil mencetak gol ketiga yang dihasilkan dari Moussa Dembele semenit selanjutnya. Dengan gol tersebut membuat Manchester City harus menelan kekalahan atas Lyon dengan skor akhir 1-3. Kegagalan tersebut juga membuat mereka harus gagal maju kebabak semifinal ajang Liga Champions.

Eks striker timnas asal Inggris, Gary Lineker mengatakan bahwa Raheem Sterling tidak bisa tidur dengan tenang atas kegagalannya dalam mencetak gol untuk tim yang dibelanya. Dimana seharusnya gol tersebut bisa menjadi gol penyeimbang untuk City.

Dilansir oleh media Sportskeeda, Lineker berkata, “Sterling tampak seperti dalam keadaan yang merupakan kesempatan emas untuk dirinya tetapi dirinya tidak mampu memanfaatkannya dengan baik. Dengan keadaan tersebut membuat dirinya menjadi tidak dapat tidur dengan nyenyak atas kekalahan timmnya tersebut”,

Lineker berpendapat bahwa Sterling telah melakukan teknik yang salah saat menyambut umpan silang yang dihasilkan oleh Gabriel Jesus. Kesalahannya adalah dirinya terlalu mengeluarkan banyak tenaga saat melakukan sepakan.

Jika saja umpan yang diberkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Sterling, maka tendangan yang dari umpan Gabriel tersebut akan menjadi umpan yang baik dan mereka kemungkinan bisa saja maju kebabak semifinal ajang Liga Champions.

Tim-tim yang lolos kebabak semifinal Liga Champions adalah

  1. PSG (PARIS SAINT GERMAIN)
  2. RB Leipzig
  3. Bayern Munchen

Manchester City Berhasil Memenangkan Pemburuan Pemain Bek Bournemouth

Manchester City bergerak lebih cepat untuk memperkuat skuat dalam mengahadapi musim 2020 – 2021. Klub dengan nama lain The Citizens berhasil mengalahkan Manchester United dalam hal memburu pemain Bournemouth, Nathan Ake.

Kamis, (06 Agustus 2020) dinihari WIB, Manchester City mengumumkan bahwa Ake secara resmi telah bergabung ke Etihad Stadium. Pesepakbola asal Belanda ini dikontrak selama lima tahun lamanya.

Ake memang menjadi salah satu pemain yang dibutuhkan oleh City guna untuk memperkuat posisi lini belakang tim. Nicolas Otamandi memiliki performa yang sangat kurang memuaskan begitu jyga dengan performa yang dimiliki John Stones. John tampil dengan tidak stabil.

Guna untuk mendapatkan Ake, Manchester City harus bersaing dengan Manchester United yang dimana mereka juga memiliki bidikan yang sama. United menginginkan Ake untuk menjadi pendamping Harry Maguire dijantung pertahanan tim.

Gary Pallister, legenda asal Manchester United meminta Manchester United untuk melakukan pengrekrutan Ake. Dirinya sangat percaya bahwa pesepakbola yang sudah dilepas oleh Chelsea ini bakal menunjukkan performa apik saat bermain dengan Harry Maguire dkk.

Namun sangat disayangkan karena Manchester United harus kalah bersaing dengan Manchester City. Tim besutan dari Pep Guardiola ini lebih dulu mendapatkan Ake dari Bournemouth. Mereka membeli Ake dengan mahar sebesar 41 Juta Poundsterling.

Ake menjadi pemain kedua yang direkrut oleh City untuk musim depan. Sebelumnya juga City telah berhasil mendatangkan winger asal Valencia, Ferran Torres ke Etihad Stadium.

Ake sendiri kepada situs resmi klub berkata, “City menjadi salah satu tim terbaik di Inggris selama beberapa dekade terakhir. Bisa bermain di sini adalah sebuah mimpi yang menjadi nyata untuk saya. Tim ini adalah sebuah tim papan atas dan semua orang pasti mengetahuinya”,

Setelah itu salah satu yang menjadi faktor Ake mau menerima tawaran Manchester City adalah dirinya memiliki kesempatan untuk dilatih oleh Pep Guardiola. “Pep Guardiola adalah manager sekaligus pelatih yang sangat saya kagumi diseluruh dunia. Bukan hanya saja, tapi semua orang”

United Minta Keringan Harga Untuk Mendapatkan Jadon Sancho

Manchester United turut terkena imbas dari Pandemi COVID-19 atau Virus Corona. Keuangan dari klub besutan dari Ole Gunnar Solskjaer ini mengalami sedikit masalah. Anggaran belanja yang seharusnya mereka belanjakan pemain yang diinginkan harus dipangkas.

Semenjak pandemi COVID-19 atau Virus Corona ini menyerangan Eropa, klub berjulukan The Red Devils ini sudah kehilangan pemasukan yang besar dari tiket pertandingan. Dan yang lebihnya lagi adalah laga yang mereka jalani hanya bisa digelar dengan tanpa adanya penonton yang hadir.

Ditengah pandemi virus ini, seperti dilansir oleh media Sky Sports, Manchester United tidak mau mengeluarkan ekstra. United enggan untuk mengeluarkan dana sebesar 100 Juta Pounds untuk pemain utama yang dinginkan mereka. Pemain utaman yang dinginkan United adalah Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho.

Untuk bisa mendapatkan Sancho, United berharap bisa mendapatkan sebuah diskon besar. Sang manager, Ole Gunnar Solskjaer ini dipercaya hanya mau mengeluarkan setengah harga yaitu 50 Juta Pounds untuk bisa mendapatkan Sancho.

Namun keadaan tersebut sangatlah sulit untuk Manchester United mendapatkan Sancho dengan harga yang murah. Hal tersebut dikarenakan klub pemilik Sancho tidak mau melepaskan Sancho dari Dortmund dengan harga dibawah 100 Juta Pounds.

Manchester United tidak bisa menebus Sancho sesuai dengan keinginan Dortmund dikarenakan masih ada faktor lain yang lebih penting dan harus diperbaiki. Saat ini Setan Merah sedang fokus mencari pemain penyerang dan gelandang baru.

Jika saja harus membayar Sancho diatas 100 Juta Pounds, maka Manchester United terancam tidak bisa merekrut pemain lain yang dinginkannya. Sebelumnya United juga berharap bisa mendapatkan uang tambahan dengan menjual pemain-pemain yang dianggap tidak memiliki kontribusi penuh diklub.

Pemain tersebut adalah Alexis Sanchez dan Chris Smalling. Namun ditengah pandemi ini, mungkin saja kedua pemain ini tidak jadi dipermanenkan.

Sancho saat ini menjadi incaran pertama The Red Devils karena mereka sangat membutuhkan winger baru yang berkualitas. Jesse Linggard hampir saja dilepas United karena memiliki performa yang buruk.

Ungkapan Jose Mourinho Tentang Marcus Rashford

Marcus Rashford memperlihatkan kematangannya sebagai pemain diusianya saat ini dengan melontarkan pendapatnya tentang politik. Anak kecil di Inggris kebanyakan mengeluh terhadap Rashford karena sudah membuat makanan gratis.

Marcus Rashford dibilang sukses mendorang pemerintahan untuk tidak membatalakan masalah kebijakan Free School Meals selama Pandemi COVID-19. Dirinya mengetahui bakal banyak anak kecil yang menderita jika kebijakan tersebut ditiadakan.

Awalnya pemerintahan Inggris memang telah menghapus kebijakan tersebut karena perubahan jadwal kegiatan sekolah secara daring. Namun dengan perubahan tersebut membuat banyak anak kecil merasa tidak nyaman, khususnya mereka yang berasal dari kalangan atau keluarga yang tidak mampu.

Ternyata sangat banyak warga Inggris, khususnya anak-anak yang menggantungkan hidup dengan makanan gratos dari sekolah itu. Rashford sendiri pernah merasakan keadaan yang dialami anak-anak Inggris tersebut.

Setelah melakukan kegiatan kampanye selama sepekan terakhir, Marcus Rashford akhirnya bisa membuat pemerintahan untuk menarik kembali kebijakan tersebut. Dengan keadaan tersebut membuat nama Marcus Rashford menjadi pembicaraan khalayak ramai. Dirinya pun mendapatkan pujian sebagai pahlawan.

Dengan apa yang dilakukan oleh Rashford, membuat eks manajer MU, Jose Mourinho ikut bangga dengan perjuangan mantan anak besutannya tersebut. Dirinya sangat tahu jelas sepakbola bisa menjadi salah satu agen perubahan untuk pemain dan Marcus Rashford berhasil membutikannya.

Jose Mourinho, berkata, “Rashford sudah melakukan tindakan yang luar biasa. Saya memberikan ucapan selamat akan tindakan yang dilakukannya. Memang sedikit aneh untuk saya, bagaimana bisa pesepakbola kami bisa mewujudkan sebuah perubahan besar”,

Mourinho menjelaskan bahwa Rashford adalah pesepakbola yang dia kenal secara baik. Dirinyalah yang menjadi pelatih yang memberikan kesempatan untuk Rashford bermain ditim utama Manchester United saat itu. Dirinya menyaksikan bagaimana perkembangan yang terjadi pada pesepakbola yang masih berumur 18 tahun tersebut tumbuh dewasa.

“Pemerintahan sebaiknya tidak perlu menunggu satu pemain untuk berbicara didepan umum dan menekan mereka untuk tidak melakukan sesuatu yang merugikan. Seharusnya pemerintahan sadar dengan apa yang seharusnya dilakukan itu adalah keadaan yang wajar”

Laga City Vs Arsenal Menjadi Laga Yang Dinantikan Saat Ajang Premier League Digelar

Ajang Premier League musim 2019-2020 akan segera dilaksanakan kembali pada pertengahan Juni 2020. Setelah Pandemi ini membaik, pemerintahan dan operator dari ajang Liga Inggris sepakat untuk melanjutkan kompetisi ini. Mereka dikabarkan telah menyusun jadwal baru untuk laga musim ini agar cepat selesai.

Disisi lain, ada beberapa protokol yang harus diterapkan saat kompetisi ini kembali digulir. Salah satunya adalah melaksanakan pertandingan tanpa andanya penonton yang hadir. Tindakan tersebut dilakukan guna untuk mencegah terjadinya penularan virus.

Dengan tidak adanya penonton dan penggemar yang hadir, maka sudah jelas akan mengurangi atmosfer pertandingan. Dalam kompetisi lanjutan ini akan ada duel yang mempertemukan tim-tim kelas papan atas.

Tim-tim tersebut nantinya akan saling beradu untuk bisa menyelesaikan laga dan memperebutkan posisi finish sebaik mungkin. Salah satunya duel yang dinanti saat ajang Premier League dilanjutkan adalah ajang duel antara Manchester City dan Arsenal.

Tidak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa diawal pekan pasca berhentinya ajang karena Pandemi COVID-19, laga akan dimulai dengan duel Manchester City vs Arsenal. Kedua tim tersebut nantinya akan bertarung pada Kamis, (18 Juni 2020) dinihari WIB di Etihad Stadium.

Berbicara mengenai peringkat dipapan klasemen sementara, Manchester City lebih unggul dari Arsenal yang berada diposisi ke-9. Tim besutan dari Pep Guardiola ini bertengger diposisi kedua dengan total perolehan 57 poin.

Manchester City memang sangat mustahil bisa mengejar posisi yang ditempati oleh Liverpool yang unggul 25 poin dipapan klasemen sementara. Dengan keadaan tersebut membuat Arsenal memiliki kans yang tipis untuk bisa masuk kebabak Champions League.

Akan tetapi dengan dilaksanakan duel ini akan menjadi duel yang sangat menarik. Dikatakan menarik karena mereka mempertemukan Guardiola dengan eks asistennya, Mikel Arteta. Arteta memutuskan untuk hengkang dan menjadi pelatih Arsenal dengan menggantikan posisi Unai Emery dipertengahan musim ini.

Selain duel tersebut, masih ada duel yang nantinya akan menjadi duel yang menarik. Laga duel tersebut adalah duel antara Tottenham Hotspur vs United.