Arsip Bulanan: Januari 2019

Bagaimana Cara Menulis SEO Friendly ?

Bagaimana Cara Menulis SEO Friendly ?

Ketika kalian membuat suatu artikel atau konten pada situs yang kalian bangun, kalian harus mengetahui bagaimana cara untuk membuat konten yang “SEO Friendly”, tujuannya agar situsw yang dibangun lebih mudah naik ke peringkat atas mesin pencari. Berikut ini cara untuk membuat konten tersebut.

 

1. Untuk bagian judul, coba kalian gunakan judul dengan catutan keywords, lebih baik jika berada di bagian depan judul agar lebih mudah diindeks oleh mesin pencari. Untuk judul, usahakan maksimal 15 kata, setelah itu gabungkan dengan viral post structure.

2. Untuk URL sendiri biasakan untuk diedit terlebih dahulu sebelum di posting. Jangan sampai ada kata yang terpotong dari URL. Pastikan URL yang ada mencakup keywords yang digunakan pada judul.

3. Pada bagian Subheading ( H2, H3, H4, dan seterusnya ), masukkan juga keywords pada bagian ini.

4. Ketika mengupload image, kalian perlu mengganti nama image tersebut dengan nama yang berhubungan dengan konten dan juga keywords yang digunakan. Jangan pernah memasukkan tanda baca seperti ( – ). Selain itu huruf yang digunakan wajib menggunakan huruf kecil.

5. Untuk pengambilan external link, wajib menggunakan link dari domain yang sudah terpercaya. Jika mengkaitkan link yang jelek atau kurang terpercaya, maka situs yang dibangun akan dinilai buruk oleh mesin pencari.

6. Untuk internal link, konten yang dikaitkan WAJIB berkaitan dengan konten yang akan diposting. Ini akan memberikan tambahan kekuatan pada SEO yang sedang dikerjakan.

 

Nah, langkah diatas adalah langkah awal dalam membangun situs yang baik. Untuk lebih dalamnya lagi, kalian bisa membaca artikel lain yang sudah kami buat. Happy reading !

Mengapa Google Mensuspen Google Adword Kita ?

Seperti yang sudah kita ketahui, dalam menjalan bisnis online, ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan banyak keuntungan, kita sebut saja metode SEO yang dapat meningkatkan rank website yang kita miliki agar naik ke halaman pertama Google, ada juga cara iklan dengan menggunakan Google Ads yang dapat membuat iklan kita tampil di halaman depan Google dengan mudah.

 

Sayangnya dalam menjalankan Google Ads, tidak jarang akun yang kita gunakan untuk iklan justru disuspen oleh Google. Sebenarnya masalah ini sudah menjadi masalah yang umum, sayangnya belum banyak yang mengetahui mengapa iklan yang kita tangguhkan justru ditolak dan akhirnya di suspen oleh Google.

 

Google Ads sendiri menjadi cara yang paling efektif untuk memasarkan produk kita. Ini dikarenakan kita tidak membutuhkan waktu yang lama seperti metode SEO. Tetapi ada banyak celah yang justru membuat kita kesulitan memasarkan produk kita menggunakan metode Google Ads. Oleh karena itu kita perlu tahu hal-hal dasar yang mengakibatkan iklan yang kita ajukan ditolak dan disuspen.

 

 

Alasan pertama adalah konten yang menyesatkan. Pernah melihat iklan yang bertuliskan “2 hari dapat uang 100 juta” atau konten bersifat menyesatkan seperti “turun berat badan dalam 3 hari, dijamin !” ? Jika pernah, ini adalah konten yang menyesatkan dan sangat dibenci oleh Google.

 

Iklan yang menggunakan konten dan keterangan semacam itu sudah dipastikan akan ditolak oleh Google dan akan disuspen oleh Google. Penawaran yang terlalu banyak memberikan janji juga akan ditolak oleh Google. Coba kalian tinjau kembali, apa kalian menggunakan konten yang serupa dengan konten tersebut ? Jika ya, segera ganti !

 

Kedua, produk yang kalian iklan kan adalah produk yang dilarang oleh pihak Google. Kita ambil contoh saja produk perjudian ataupun produk obat terlarang. Hal-hal semacam ini akan secara otomatis ditolak oleh sistem Google. Jadi kalian tidak bisa memasarkan hal-hal yang ilegal melalui Google Ads.

 

Kedua hal diatas menjadi hal yang paling sering terjadi. Jika kalian menggunakan konten yang mirip dengan konten diatas, segera perbaiki konten kalian dan ganti cara beriklan kalian. Gunakan metode yang benar agar Google dapat menerima permintaan iklan kalian.

Produk Gagal Google Yang Dihentikan Dari Peredaran

Tentu semua orang tahu mengenai Google bukan ? Google merupakan perusahaan raksasa di dunia yang sangat terkenal akan produk yang mereka buat. Salah satu produk yang paling terkenal adalah mesin pencari Google dan juga sistem pengiriman email yang bernama Gmail.

 

Sejak kehadiran Google, eksistensi pesaing mereka seperti Yahoo mulai sirna. Bahkan saat ini Google mulai merambah ke segala sektor kehidupan manusia, terlebih lagi dalam urusan teknologi. Namun apakah kalian tahu kalau Google juga pernah gagal dalam menciptakan produk ?

 

Seperti Google Plus, produk mereka yang satu ini justru gagal di pasaran. Pengguna Google Plus di dunia cenderung minim. Menurut informasi yang diberikan oleh Google, para pengguna Google Plus hanya membuka akun mereka paling tidak 5 hingga 10 detik saja. Tentu angka ini berbanding jauh jika dibandingkan dengan pengguna Google Chrome maupun Google Mail.

 

Selain Google Plus, produk lainnya yang juga gagal adalah Google Glass. Dulunya produk ini disebut sebagai produk yang sangat revolusioner, namun pada kenyataannya, peminat dari produk yang satu ini sangat minim. Karena banyaknya BUG dan masalah pada Google Glass, akhirnya Google memutuskan untuk memberhentikan proyek tersebut.

 

Selanjutnya adalah Google Lively. Produk yang satu ini dibuat untuk memudahkan interaksi antara pengunna yang satu dengan pengguna lainnya di dunia maya namun dengan ekspresi diri yang berbeda. Sayangnya hanya berjalan beberapa bulan saja, Google memutuskan untuk menutup layanan tersebut karena minim pengguna.

 

Optimalkan SEO Kalian Menggunakan Yoast SEO

Salah satu plugin yang paling digemari oleh pengguna WordPress adalah Yoast SEO. Fitur yang ada pada Yoast SEO sangatlah lengkap dan dapat membantu kalian untuk melakukan optimasi pada WordPress yang sedang kalian bangun.

 

Namun sering sekali blogger yang salah mengartikan Yoast SEO. Ingatlah, plugin yang satu ini gunanya adalah untuk memaksimalkan SEO yang kalian jalani. Tujuannya agar lebih ramah dengan mesin pencari.

 

Banyak yang mengeluhkan tentang situs mereka yang tidak kunjung mencapai rank 1 di Google meski sudah menggunakan Yoast SEO. Itu wajar, seperti yang sudah disebutkan diatas, Yoast SEO hanya sekedar “membantu”. Kalau mau dibilang mudahnya itu Yoast SEO hanyalah 5% dari keseluruhan SEO yang akan kalian jalankan.

 

Untuk menginstal plugin ini, kalian bisa masuk ke menu plugin pada WordPress kalian. Setelah itu pilih sub menu Add New melalui dashboard WordPress. Setelah itu kalian hanya perlu mencari plugin yang bernama Yoast SEO dan kalian tinggal install.

 

Ingatlah bahwa penggunaan Yoast SEO hanyalah 5% dari total keseluruhan ilmu SEO yang akan kalian terapkan untuk mengoptimasi situs yang kalian bangun. Jadi kalian jangan berharap dapat meraih rank 1 Google hanya dengan menggunakan plugin ini.

 

Sebenarnya para blogger profesional sudah tidak akan menggunakan plugin ini, namun bagi kalian yang masih baru dan pemula dalam dunia SEO, kalian bisa menggunakan plugin ini terlebih dahulu sembari mempelajari cara yang lebih dalam untuk melakukan optimasi.

 

Untuk pembahasan mengenai pengaturan pada Yoast SEO akan kita bahas pada artikel berikutnya. Stay tuned !

Pengertian On Page SEO, Off Page SEO Serta SEO Copywriting

Dalam melakukan optimasi SEO, seringkali kita ditemukan dengan berbagai langkah yang bisa diambil. Selain meletakkan back link dan juga membangun konten yang baik, dalam dunia SEO ada dua istilah yang sering didengar yakni On Page SEO dan juga Off Page SEO. Selain kedua kata tersebut ada satu kata lagi yang sering didengar yakni SEO Copywriting.

 

Apa itu SEO Copywriting ?

 

SEO Copywriting merupakan sebuah teknik yang dapat digunakan dalam melakukan optimasi SEO. Hal ini menyangkut teknik penulisan yang digunakan, misalnya saja teknik penulisan konten yang nantinya akan ditampilkan di halaman website kita. Tujuannya simple, untuk meraih peringkat tertinggi dalam hasil pencarian mesin pencari, contohnya saja Google. Biasanya SEO Copywriting digunakan untuk memaksimalkan kata kunci melalui judul, deskripsi, keywords dan juga teks alternatif yang ada pada konten yang kita buat.

 

Lalu apa itu On Page SEO ?

 

On Page SEO biasanya ditemukan dalam aplikasi kita membuat konten, contohnya saja WordPress. Penggunaan SEO On Page biasanya berkaitan dengan penempatan kata kunci yang tepat, misalnya saja pemberian nama judul yang tepat serta penggunaan keyword yang tepat. Gunanya adalah untuk menciptakan suatu konten yang menarik dan unik.

 

Bagaimana dengan Off Page SEO ?

 

Berbeda dengan On Page SEO, untuk Off Page SEO biasanya pengoptimasian dilakukan dengan membenamkan back link di beberapa sumber yang terpercaya. Dengan adanya backlink yang tersebar di berbagai website, maka popularitas dari website yang kita miliki juga akan ikut berkembang.

Demikianlah penjelasan dari SEO Copywriting, On Page SEO dan juga Off Page SEO. Untuk pembahasan berikutnya akan kita bahas melalui artikel yang berbeda.